Showing posts with label Currently Watching. Show all posts
Showing posts with label Currently Watching. Show all posts

Bgm; Chung Ha-It's You
Tok! Tok! Tok!
Assalamu’alaikum...
Azz datang kembali dengan Currently Watching-nya! Terakhir apdet drama-drama apa saja yang sedang saya tonton itu...Mei ya? Ya ampyuuun, itu udah lama buangettt. Kasihan MS, makin sepi aja. Berasa nggak ada yang memiliki .
Di lepi banyak draft tulisan untuk MS ngatung, nunggu dikelarin. What’s wrong with me? Sulit sekali mengusir rasa lelah otak sepulang ngajar. Kalo pake itung-itungan di kepala doang, kek mudah banget nyusun jadwal; pulang ngajar bakal ngerjain ini-itu. Tapi akhirnya gitu-gitu aja. Minim eksekusi. Kalau ada yang nanyain gampang mana, nonton drama atau nulis? NONTOOOON. Untuk nulis satu POV aja, saya butuh waktu (setidaknya) seminggu untuk ngelarin, belum ngedit-nya. Nonton drama ongoing mah ngga berat, apalagi kalau itu drama yang kita sukai. Subuh abis sholat juga bisa, atau pulang ngajar itung-itung sambil istirahat... satu episode satu hari, satu jam-an. Nggak berat.
But, I’m trying. Still.
Dalam satu postingan currently watching, tidak semuanya saya ikuti sampe kelar. Contohnya currently watching Mei lalu, yang saya tuntaskan hanya Come and Hug Me, Suits, Mrs. Hammurabi, dan Life on Mars. Selebihnya? Saya drop.
Saya tidak terlalu merasa kehilangan selepas My ID is Gangnam Beauty tamat, barulah ketika Mr. Sunshine menyelesaikan episode 24-nya, withdrawal syndrome yang jarang saya rasakan terhadap drama, ternyata sukses dihadirkan drama yang naskahnya ditulis Kim Eun Suk itu. Rasa campur aduk yang ditinggalkan Mr. Sunshine masih bisa saya rasakan. Di saat yang bersamaan, drama-drama baru bermunculan. Di pekan pertama tanpa Mr. Sunshine saya memang masih agak sulit memfokuskan perhatian saya ke drama lain. Saya donlot drama-drama itu, intip-intip dikit pake jurus skip, lalu ditinggalin gitu aja. Nah dari sekian drama tersebut, berikut ini drama-drama yang akhirnya saya putuskan untuk dinonton—
The smile has left your eyes (tvN)
Seo In Guk, Jung So Min, Park Sung Woong
Terus terang saya sangat khawatir membaca news Seo In Guk akan bermain drama di saat kontroversi wamil-nya belum sepenuhnya mereda. Saya tahu persis se-gimana kritis-nya orang-orang Korea Selatan jika sudah berkaitan dengan wamil. Wamil menjadi topik sensitif di kalangan netijen, dan makin sensitif bila disandingkan dengan artis. Karir keartisan seseorang bisa hancur lebur karena wamil. Hm. Saya nggak mau mengomentari lebih jauh soal kontroversi wamil-nya In Guk. Saya mau ngomonin dramanya aja.
The Smile Has Left Your Eyes atau Hundred Million Stars From The Sky merupakan drama adaptasi dorama Jepang berjudul Sora Kara Furu Ichioku no Hoshi (Fuji TV-2002), mengisahkan tentang Yoo Jin Guk (Park Sung Woong), seorang detektif yang sedang menyelidiki kematian seorang mahasiswi. Semula kematian mahasiswi tersebut diduga karena bunuh diri, namun setelah dilakukan penyelidikan lanjutan, terungkap gadis itu dibunuh. Detektif Yoo memiliki adik, namanya Yoo Jin Kang yang diperankan oleh Jung So Min. Jin Kang lalu bertemu dan berkenalan dengan Kim Moo Young (Seo In Guk). Moo Young tidak bisa mengingat kehidupan masa kecilnya. Melalui serangkaian pertemuan tak terhindarkan, Jin Kang perlahan mulai tertarik pada Moo Young. Jin Gu yang sejak awal pertemuannya dengan Moo Young sudah merasa tidak nyaman, lalu berusaha menjauhkan adiknya dari Moo Young. Ia mencurigai pria itu terlibat kasus pembunuhan mahasiswi. Premisnya menyebutkan bahwa Jin Kang dan Moo Young jatuh cinta, dan—well, konflik sesungguhnya dimulai dari sana...
Saya tidak menaruh ekspektasi apa-apa terhadap The Smile Has Left Your Eyes. Saya juga belum menonton versi Jepang-nya. Ketika saya menonton episode plotnya dan tanpa babibu langsung suka, saya segera tahu apa yang membuat minat saya tumbuh dengan cepat; chemistry Seo In Guk dan Jung So Min. Setiap dua orang ini ketemu, kayak ada daya magnet yang kuat banget yang bikin saya enggan mengalihkan tatapan saya dari layar laptop. Akting dua orang ini juaraaaa banget. Plus karakter Moo Young dan Jin Kang yang kuat. Wabil khusus Kim Moo Young. Ekspresi wajahnya detail. Saya senang sekali mengamati detail ekspresi Moo Young seraya menebak-nebak kira-kira apa yang sedang dia pikirkan.
The Smile Has Left Your Eyes sejauh ini telah menayangkan 6 episode dari total 16 episodenya. Naskahnya ditulis oleh Song Hye Jin, dan disutradarai Yoo Je Won. Nggak heran sih saya suka filter dan sinematografi The Smile Has Left Your Eyes. Sutradaranya sama dengan yang menggarap Tomorrow With You dan Oh My Ghost.
Oya, karena penasaran dengan twit @Netizentown yang mengatakan drama ini tragis, saya pun iseng nyari spoiler versi Jepang-nya. Hasilnya? Shock level langit ke tujuh. Ada salah satu part dari versi Jepang yang membuat saya histeris. Oke, saya sudah biasa dengan ending tragis, tapi tidak dengan satu itu. Tapi, apakah saya lantas memutuskan berhenti nonton? Nope. Namanya udah terlanjur ya, susah dilepas. Saya lagi cinta-cintanya sama drama ini. Saya hanya berharap part yang itu dihilangkan. Seriously, I can deal with the tragic ending but not that one. Please, I beg you writer-nim...
The Player (OCN)
Song Seung Heon, Krystal, Lee Si Eon
Sadar bahwa dirinya tidak bisa menggunakan jalur hukum sebagaimana mestinya untuk menjerat dan menjatuhkan para pejabat korup, jaksa Jang In Kyu (Kim Won Hae) akhirnya memutuskan membentuk dan bekerja sama dengan sebuah tim non petugas hukum. Mereka adalah Kang Ha Ri (Song Seung Heon), seorang penipu ulung. Cha A Ryeong (Krystal), ia dibuang orang tuanya ketika masih kecil, kemampuannya adalah jago nyetir. Lalu ada Im Byeong Min, si hacker jenius. Dan terakhir, seorang Fighter, Doo Jin Woong.
Well,  yang pernah nonton drama OCN 38 Task Force dan Bad Guys pasti ngerasa familiar dengan drama satu ini. Formula menggunakan jalur non-hukum untuk menjerat penjahat kelas kakap, membongkar konspirasi terselubung.
Paket dramanya bukan sesuatu yang baru, tapi... masih asyik kok diikutin. I love this kind of drama. Sebenarnya ada satu kasus besar yang menjadi inti The Player, untuk bisa membongkar kasus besar tersebut, banyak kasus-kasus kecil yang harus dibereskan dulu. Kasus besar itu ibarat big picture-nya, sedang kasus-kasus kecil adalah puzzle-puzzle nya.
Where Stars Land (SBS)
Lee Je Hoon, Chae Soo Bin, Lee Dong Gun, Kim Ji Soo
Yang satu cowok pendiam, nggak suka membaur dengan orang banyak, menjaga jarak dengan siapa aja. Ia memendam rahasia besar mengenai jati dirinya. Namanya Lee Soo Yeon (Lee Je Hoon). Satunya lagi, Han Yeo Reum (Chae Soo Bin), cewek yang lumayan cerewet, pengeeen banget melakukan pekerjaannya dengan sempurna demi mendapatkan kredit atasan berupa pujian. Dua-duanya ketemu. Mereka bekerja di tempat yang sama. Kira-kira bakal seheboh apa ya mereka?
Where Stars Land kebanyakan mengambil setting Bandara Incheon, karena latar pekerjaan para karakternya berhubungan dengan bandara. Suka duka-nya kerja di bandara tuh kek gimana. Diliatin juga kasus-kasus yang sering terjadi di bandara berkaitan dengan penerbangan. Salah satu contohnya kalau pesawat delay siapa dan apa aja yang kena imbasnya. Rame deh.
Saya tertarik dengan konflik drama ini. Semuanya berputar di sekitar kehidupan Lee Soo Yeon dan Han Yeo Reum. Makin maju episodenya, makin terbukti dugaan saya bahwa ada kejadian di masa lalu yang masih misterius yang menghubungkan Soo Yeon dan Yeo Reum. Yang paling bikin penasaran adalah mengenai bapaknya Han Yeo Reum.
Banyak yang mendrop drama ini setelah menonton episode plot. Alasannya, Han Yeo Reum dan karakter Lee Soo Yeon. Di episode plot karakter Han Yeo Reum ngasih kesan yang menyebalkan sekali—banyak yang bilang, termasuk saya. Bedanya, saya nggak menumpahkannya di Twitter. Saya simpen dulu. Karena penulisnya adalah orang yang sama dengan yang menulis Romantic Doctor, saya optimis Where Stars Land akan ngasih saya kejutan. Saya tidak mau mengulang kesalahan seperti yang saya lakukan terhadap Romantic Doctor, ngedrop dramanya di dua episode plot lalu nonton jauh hari setelah dramanya kelar hanya untuk mendapati diri saya menyesal mengapa dulu saya mendrop drama ini. Saya yakin sekali Han Yeo Reum memiliki alasan mengapa ia bersikap menyebalkan seperti itu. Saya ini orang yang memegang percaya bahwa seseorang bertindak berdasarkan motivasi, dan motivasi saya kategorikan sebagai alasan. Begitu.
Saya tidak tahu pairing Lee Je Hoon-Chae Soo Bin akan sebagus ini. Saya sudah punya menyukai Chae Soo Bin sejak di Cheer Up. Jangan tanya soal Lee Je Hoon. Signal dan Tomorrow With You adalah jawabannya. Di saat banyak penikmat Kdrama mendrop Tomorrow With You, saya tetap setia. Selain karena storyline-nya, faktor lain karena akting Lee Je Hoon. Soooo, dengan Where Stars Land, saya excited dong. Dan Where Stars Land belum mengecewakan saya, setidaknya setelah 6 episode-nya ditayangkan, drama ini masih asyik diikutin.
The Guest (OCN)
Kim Jae Wook, Kim Dong Wook, Jung Eun Chae
Saya bisa nonton genre Thriller, tapi tidak dengan horor. Tidak.
Saya ingat sekali, dulu jaman kuliah, saya dengan teman-teman se-angkatan (yang cewe-cewe) ngumpul di salah satu kamar kos temen. Agenda hari itu adalah nonton film horor Thailand. Udah jadi pengetahuan bersama kalau horornya Thailand tuh kurang ajar banget seremnya. Demi kepentingan bersama, saya kuat-kuatin hati nonton. Tapi, alih-alih tegang karena kemunculan hantu di film itu, temen-temen saya udah kaget duluan gara-gara teriakan kenceng saya. Hantunya belum nongol aja saya udah tereak, gimana pas hantunya nongol? Bayangin aja sendiri. ㅋㅋㅋ
Daya khayal saya tinggi sekali, dan menonton film horor bisa menjadi semacam rangsangan yang akan membuat imajinasi saya melayang ke mana-mana yang akhirnya bikin saya susah tidur. Selain itu, kadang mata saya bisa melihat mereka. Bukan dalam khayalan. Itulah mengapa saya sebisanya menghindari tayangan horor dalam bentuk apa saja. Berbeda dengan adik perempuan saya.
The Guest mengisahkan perjuangan tiga orang ini dalam menuntaskan kasus kematian yang melibatkan makhluk halus alias hantu. Mereka adalah Yoon Hwa Pyung (Kim Dong Wook) seorang Cenayang, Choi Yoon/Mateo (Kim Jae Wook) yang merupakan seorang pendeta yang ahli mengobati orang yang kerasukan, dan Kang Gil Young (Jung Eun Chae), seorang detektif yang tidak memercayai eksorsisme/pengusiran hantu.
Tokoh utama drama ini bukan mereka bertiga, tapi Park Il Do, si hantu gaje. Saya bilang ga jelas karena emang ga jelas ㅋㅋㅋㅋ Udah masuk episode 12, belum ketauan wujud aslinya dan kenapa sih dia hobi ngerasukin orang? Emang nggak ada kerjaan lain apah? Macul di kebon kek, mancing kek kan doi asalnya dari laut gitu?
Awalnya, saya agak takut sih nonton The Guest. Serem. Tapi nggak tau kenapa tetap aja dilanjutin. Tentunya dengan kondisi siap siaga kalau-kalau si Park Il Do jadi-jadian nongol. Suka ngagetin tauk. Sebel ih pengen noyor pake meja *laaaaaaah yakali mbaaaaaaaaak hantu bisa ditoyor?*
NGG. Saya penasaran sama Park Il Do ㅋㅋㅋ
The Ghost Detective (KBS)
Choi Daniel, Park Eun Bin, Lee Ji Ah, Kim Won Hee
Lee Da Il (Choi Daniel) adalah seorang detektif swasta. Ia memulai usaha itu bersama Han Sang Sub (Kim Won Hee). Da Il merupakan mantan tentara yang terpaksa kehilangan posisinya setelah ia mencoba membongkar kasus kekerasan di kemiliteran.
Da Il dan Sang Sub bertemu Jung Yeo Wool (Park Eun Bin) saat mereka tengah mengusut hilangnya tiga orang anak secara tiba-tiba. Yeo Wool masih berduka atas kematian mendadak adik perempuannya satu-satunya. Ia percaya, adiknya tidak melakukan bunuh diri. Tapi dibunuh. Polisi tidak memercayai keterangannya. Iya sih, polisi mana coba yang percaya ada hantu ngebunuh orang? Tapi Yeo Woll tetap ngotot. Ia melihat dengan mata kepalanya sendiri sosok berbaju merah (Sun Woo Hye, yang diperankan oleh Lee Ji Ah) jelang detik-detik kematian adiknya di pangkuannya. Karena alasan inilah Yeo Wool mencoba mendekati Da Il. Ia ingin agar Da Il membantunya membuktikan bahwa adiknya tidak melakukan bunuh diri. Da Il, Sang Sub, dan Yeo Wool lalu bekerja sama.
Namun sesuatu terjadi disusul menghilangnya Lee Da Il.
Oke. Da Il dibunuh dan jadi hantu gentayangan. Dari sini ketahuan kenapa judulnya Ghost Detective. Kurang lebih gitu. Walaupun udah jadi hantu, Da Il tetap melanjutkan profesinya sebagai detektif swasta.
Empat episode pertama yang saya tonton berhasil menarik perhatian saya agar mau melanjutkan drama ini. Tapi ketika memasuki pertengahan dari jumlah episode keseluruhan, saya mulai merasakan ada yang saya rasa kurang dari drama ini. Semula saya menyangka ini akan menjadi drama thriller yang fokus konfliknya bermuara pada satu kejadian, namun untuk bisa memecahkan konflik tersebut, ada banyak kejadian-kejadian lain yang terlebih dahulu harus diselesaikan. Plot-nya terkesan monoton, dan lama kelamaan saya mengalami kebosanan yang amat sangat—well, toh saya tetap donlot juga kan tiap pekan ㅋㅋㅋㅋ
Yang pasti di drama ini yang kamu hadapi bukan hanya hantu yang bisa ngebunuh, tapi hantu psiko pembunuh sekaligus. Jangan ditanya deh level sebelnya saya setiap kali si Sun Woo Hye nongol. GEMES rasa-rasa pengen ngelakuin sesuatu yang buruk ke dia. Yap. Se-jengkel itu saya.
Apa nggak sekalian Sun Woo Hye dijodohin aja sama Park Il Do ya? Kan masih sama-sama zomblo. Siapa tahu aja mereka berubah jadi waras setelah ketemu jodoh? ㅋㅋㅋ
100 Days My Prince (tvN)
Do Kyung Soo, Nam Ji Hyun
Mengisahkan Lee Yool (Do Kyung Soo), sang Pangeran Mahkota yang menderita amnesia dalam sebuah upaya pembunuhan dirinya. Lee Yool kemudian bertemu Hong Shim (Nam Ji Hyun). Di masa lalu Hong Shim merupakan puteri seorang bangsawan yang memiliki hubungan dekat dekat dengan mendiang raja sebelum akhirnya raja tersebut dilengserkan oleh raja saat ini (ayah dari Lee Yool). Ayah Hong Shim yang dituduh melakukan kudeta tewas terbunuh hingga memaksa gadis malang itu hidup dengan menggunakan identitas lain. Karena terdesak oleh situasi yang tidak menguntungkan, Hong Shim terpaksa menikah dengan Lee Yool yang menggunakan nama Won Deuk selama masa-masa amnesianya.
Konflik 100 Days My Prince bukan sesuatu yang baru, sebenarnya. Intrik perebutan pengaruh di istana sudah banyak saya temukan di drama-drama sageuk terdahulu. Barangkali, yang membuat drama ini spesial adalah Do Kyung Soo. Ini kali pertama member EXO ini didapuk sebagai lead male drama. Sepengetahuan saya sih gitu. Mon maap kalau salah.
100 Days My Prince drama yang fun. Cukup ringan untuk genre sageuk. Supporting cast-nya (setting kampungnya Hong Shim) yang bikin mood dramanya hidup.
Beauty Inside (JTBC)
Lee Min Ki, Seo Hyun Jin, Ahn Jae Hyun, Lee Da Hee
Diangkat dari film dengan judul yang sama, Beauty Inside menceritakan kehidupan artis Han Se Gye (Seo Hyun Jin) yang menderita penyakit aneh. Ia berubah menjadi sosok lain setiap bulan, selama seminggu. Ia bisa menjadi laki-laki atau perempuan, dalam kisaran usia yang berbeda-beda; kanak-kanak, dewasa.
Pertemuannya dengan Seo Do Jae (Lee Min Ki) perlahan membawa pengaruh terhadap kehidupan Se Gye. Seo Do Jae merupakan direktur sebuah perusahan penerbangan. Tanpa sepengetahuan orang-orang di sekitarnya, Do Jae menderita penyakit di mana ia kesulitan mengenali wajah orang. Untung dia punya sekretaris koplak yang suka ngebantuin.
Dari sini udah ketebak dong alurnya ke mana. Se Gye dan Do Jae akhirnya saling jatuh cinta.
Tak seperti kebanyakan orang yang antusias sekali dengan drama ini, saya cenderung biasa aja hehe. Sama Secretary Kim juga kek gitu sayah. Mian.
Devilish Joy (MBN)
Choi Jin Hyuk, Song Ha Yoon, Hoya, Lee Joo Yeon
Joo Gi Bbeum adalah aktris populer. Karirnya hancur total setelah ia dituduh membunuh rekan seprofesinya. Saat karirnya masih cemerlang, ia bertemu Gong Ma Sung di Hainan. Pertemuan yang relatif singkat itu membuat mereka jatuh cinta. Mereka lalu berjanji untuk bertemu kembali sebelum Ma Sung pulang ke Korea. Nahas, pria itu mengalami kecelakaan ketika hendak membuntuti dua orang pria yang ia curigai tengah merencanakan sesuatu yang buruk terhadap Gi Bbeum.
Tiga tahun kemudian kemudian Ma Sung dan Gi Bbeum bertemu, namun dalam situasi yang berbeda. Ma Sung kehilangan ingatannya mengenai kejadian tiga tahun silam, juga tentang Gi Bbeum.
Drama ini ringan, saya juga agak terganggu dengan filter video yang digunakan, tapiiiii di antara beberapa drama romantis yang pernah saya nonton dan suka, Devilish Joy salah satunya. Asik aja diikutin. Gong Ma Sung-nya nggak berlebihan, kharismanya kuat. Paling sukak deh chemistry-nya dengan sekretarisnya yang cakep ituuu. Lucuuuu banget deh mereka berdua. Saya cari profil nya Asianwiki tapi nggak ketemu .  
Btw, kasian deh liat Song Ha Yoon kalo ngobrol dengan Jin Hyuk oppa pas posisi berdiri. Dia harus mendongak. Abis mungil banget dibandingkan Jin Hyuk oppa yang menjulang sekali itu ㅋㅋㅋ
Okey, itulah drama ongoing yang sedang saya ikuti. Sedangkan drama yang masa penayangannya sudah lama selesai, dan sedang saya ikuti juga ada My Mister, dan Bridal Mask/Gaksital.
Melalui postingan ini saya minta maaf ke Mbak Sharfina, Mbak Rizka, dan Mbak Asha yang sampe saat ini belum saya penuhi janji giveaway-nya. 
Untuk buku, terjadi kesalahan saat proses pengiriman sehingga yang datang bukan Berjalan Jauh, tetapi River’s Note-nya Fauzan Mukrim. Saya minta maaf (lagi) karena terpaksa harus mengganti bukunya dengan River’s Note. Tadinya saya berencana menjadikan Berjalan Jauh hadiah giveaway-nya. Bukunya sudah tiba sebulan lalu, tapi saya belum juga ngirim. Saya punya niat mengisi bukunya dengan surat. Masalahnya, surat-nya belom selesai ditulis .
Karena satu dari tiga nama tidak melakukan konfirmasi, maka saya batalkan giveaway-nya.
Draft POV drama yang tengah saya garap (yang belum bisa saya pastikan kapan postingnya)  ada tiga; My ID is Gangnam Beauty, Wise Prison Life, dan Life on Mars. Sedangkan drama-drama berhak banget aku bikinin POV tapi nggak dibikin juga sampe sekarang ada Tomorrow With You, Age of Youth 2, dan Go Back Couple.
Saya nggak akan berhenti bilang makasih kepada reader yang masih ke MS meski yang punya nggak apdet selama berbulan-bulan. Kalian yang bikin blog ini masih bernapas. Terima kasih
Tabik,
Azz

Currently Watching

by on 10/23/2018 07:01:00 AM
Bgm; Chung Ha-It's You Tok! Tok! Tok! Assalamu’alaikum... Azz datang kembali dengan Currently Watching-nya! Terakhir apdet dr...

Yuhuuuu!
Apa kabar?
Azz is back! Ada yang kangen nggak? *dijitak*, kepedean ㅋㅋㅋㅋ
Akhirnyaaa, setelah sekian purnama saya bikin postingan baru lagi di MS hihi. Mianhe. Saya benar-benar meminta maaf kepada readers yang sudah mampir entah nyasar atau memang sengaja datang membaca postingan-postingan MS, dan meninggalkan komentar tapi tidak pernah mendapat balasan dari saya. Saya membacanya, sungguh. Dan saya Insyaa  Allah akan membalasnya.
Mengapa saya butuh berbulan-bulan hingga bisa membuat postingan baru lagi? Apakah saya sudah terlepas dari kdramaland? Pensiun? MS sengaja ditelantarkan? Begitu? Hehe. Nope. Saya masih di sini kok. Hanya saja kesibukan di real life membuat saya terpaksa harus memberikan jeda kepada kegiatan saya yang lain, dua di antaranya adalah nonton drama dan ngeblog. Dulu, ketika mendapati seorang blogger favorit saya terpaksa menelantarkan blog demi kesibukan lain di real life, saya bertanya kepada diri saya sendiri—tanpa bermaksud mengerdilkan kesibukan beliau; sesibuk apakah beliau hingga meng-apdet blog pun sudah tak sempat lagi?
Dan hanya ketika saya mengalaminya sendiri, barulah saya paham; waktu, yang demikian luang bagi seseorang, tak berarti sama luangnya bagi seseorang lainnya. Saya kangen ngeblog. Kangen nulis. Benar-benar kangen. Tapi apa daya, waktu malam yang sedianya saya gunakan untuk menikmati hobi saya; nulis, nonton, ngeblog, malah seringnya saya gunakan untuk tidur. Kelelahan. Padahal kalau dipikir-pikir, saya merasa tidak sibuk-sibuk sekali. Mungkin, karena saya bukan tipe yang bisa mengerjakan banyak item pekerjaan di satu waktu. Jadi agak sulit diajak fokus di banyak kerjaan. Kalau saya memaksa, dipastikan hasilnya tidak akan bagus. Saya cemburu kepada mereka yang bisa multitasking. Atau boleh jadi, selama ini saya kelewat manja dengan diri sendiri.
Bikin postingan blog nggak gampang kalau buat saya. Saya harus nyiapin mood yang bagus supaya lancar nulis. Kalau dalam keadaan lelah, ngantuk, saya nggak bisa—otak saya buntu. Beda sekali pas saya masih bebas dulu, tidak ada ikatan pekerjaan dengan pihak mana pun, saya hanya perlu beertanggung jawab pada diri saya sendiri tanpa mengikutkan kewajiban saya memenuhi hak orang lain. Dalam sehari, saya masih bisa meluangkan dua-tiga jam untuk nulis; nyerpen atau ngeblog. Bahkan saya pernah duduk sejak pukul 7 malem sampe jam satu untuk nulis.
Tentang nasib MS ke depannya, saya masih konsisten belum mau menutup blog ini meskipun saya jarang meng-apdet. Blog ini sesuatu banget buat saya. Makanya domainnya tetap saya perpanjang setahun ke depan. Dan lagi, ternyata masih ada saja orang-orang yang datang membaca postingan-posstingan lama saya.
Owkaaaiiii, curcolnya kita sudahi dulu, nanti kapan-kapan dilanjut *halah*. Di postingan kali ini, saya pengen ngobrolin drama-drama apa aja yang sedang saya nonton setelah—ummm, beberapa bulan saya hiatus nggak nonton. Sempet sih nyicip Something in The Rain, tapi stuck gitu aja—bertepatan dengan kesibukan persiapan ujian di sekolah. Fiuh. Trus pernah juga nyoba My Mister dan Miracle That We Met—suka duaduanya, udah nita mau ngelanjutin.
Nah, kemaren ituuuu saya coba donlot Come and Hug Me dua episode daaaaaan—AAAAAAAAAAKKKK langsung suka. Rasanya tuh... excited  banget. Saya kembali menemukan drama yang bikin saya gregetan, gugup, harap-harap cemas, dada berdegup kenceng *ga boong sayah*, senyum-senyum gaje sendirian depan leptop ngalahin orang jatuh cinta, baper, gemes AAAAAAAAAKKKKk. Jiwa kdramalovers pun menggelora hebat HAHAHAHA.
Yuk mareee, kita langsung aja bahas satu-satu dramanya!
Come and Hug Me, MBC
Jang Ki Yong, Jin Ki Joo
Berkisah tentang Yoon Do Jin (Jang Ki Yong) dan Gil Nak Won/Han Jae Yi (Jin Ki Jo) yang dipertemukan kembali setelah terpisah sekian tahun akibat peristiwa tragis yang menimpa keduanya. Setelah dewasa, Do Jin memilih menjadi seorang polisi/detektif, dan Nak Won mengikuti jejak mendiang ibunya sebagai aktris. Ia menggunakan Han Jae Yi sebagai nama panggungnya.
Do Jin dan Nak Won saling menyukai di usia remaja mereka. Namun Ayah Do Jin, Yoo Hee Jae—seorang psikopat, membunuh ibu Nak Won. Dan di situlah takdir menyedihkan dimulai. Akibat peristiwa itu, Nak Won menderita trauma berat.
First impression saya pada Come and Hug Me bagus banget. Nggak pake lama, baru di awal episode satu udah langsung suka aja, persis ketika saya memulai Healer, atau yang paling baru, Seven Days Queen. Aduh, gimana ya ngejelasinnya. Magic. Ada sesuatu pada Come and Hug Me yang bisa banget bikin hati saya kayak digelitik dan ketagihan, ga sabar nunggu episode berikutnya. Bukan karena faktor Jang Ji Yong looh. Itu nomor kesekian.
Dark. Thriller, romance, melodrama, mistery, itulah Come and Hug Me—tipikal drama yang apabila pengemasannya tidak hati-hati maka jatuhnya akan gagal, membosankan (baca; bikin lelah yang nonton). Come and Hug Me ngasih saya harapan gede kalau dramanya bakal bagus. Semoga. Saya akui, alurnya agak lambat tapi its ok, masih dalam taraf normal untuk ukuran melodrama. Empat episode setidaknya sudah bisa memberikan saya gambaran akan seperti apa dan ke mana drama ini menuju. Banyak sekali pertanyaan yang seketika memenui kepala saya. Apakah Do Jin benar-benar anak kandung Yoon Hee Jae? Apakah naluri psikopat bisa diturunkan secara genetik? Di antara Do Jin, kakaknya, Yoon Hyun Moo, dan kakak Nak Won—Gil Moo Won, siapakah dari ketiga orang ini yang menyimpan bibit psikopat di dalam dirinya? Apa yang melatar belakangi Yoon Hee Jae hingga menjadikannya psikopat, pembunuh berdarah dingin? Saya yakin sekali itu ada hubungannya dengan masa lalunya. Sudah pasti. Akan seperti apa reaksi Nak Won ketika bertemu Do Jin?  Dan masih banyak lagi pertanyaan lainnya.
Jujur saja, saya tertarik sekali dengan tema psikopat yang diangkat di drama ini, hal yang sama juga terjadi ketika saya menonton I Remember You/Hello Monster. Ngomongin psikopat, udah pasti ada penjelasannya dari sisi psikologi. Hal-hal yang menyangkut kejiwaan selalu bisa menarik perhatian saya.
Mengenai Suzy dan Nam Joo Hyuk yang menolak tawaran peran di Come and Hug Me, saya bersyukur sekali mereka menolak. Setelah melihat seuprit penampilan Jang Ki Yong dan Jin Ki Jo, menurut saya nih orang berdua udah cocok banget jadi kapel utama drama besutan sutradara Choi Joon Bae dan Writer Lee A Ram ini.
Huhuhu Jang Ki Yooooong, Akhirnya doi dapet peran utama! Saya belum bisa ngomong banyak mengenai akting Ki Yong sebagai Do Jin karena air time  kemunculannya pun masih sangat sedikit. 
Tapiiiiiiiii, scene ini syuksyes membuat saya histeris. Dapet banget sedihnyaaaaa. Ini anak makannya apa sih, kok bisa banget suaranya bikin yang nonton nahan napas sedih trus pengen ngasih pukpuk lembut sambil bilang, nggak papa kamu masih punya akyuuu.... HUAHAHAHAHA gelo.
Yang pasti, saya udah nemu drama yang bikin saya nggak sabaran nunggu setiap episodenya! Saya kadung suka semua cast-nya. Nggak semua ding. Kecuali bapake yang psikopat itu, ogaaaah! Eh iya sama Moo Won juga saya nggak suka, masih mending kakaknya Do Jin yang tsundere dan ngerasa nggak diperhatikan—suka deh pas dia ngelindungin adek cewek mereka yang bontot tapi dibilangnya enggak padahal iya. Trus dia juga membuang palu kecil di meja Do Jin ke tong sampah. Itu tuh kayak isyarat dia nggak akan ngikutin jejak psiko bapak mereka. Duh. Ralat, setelah nonton sampai episode 13-14 yang tayang semalam, kakaknya Na Moo ciri-cirinya bakal ngikutin jejak bapaknya deh, hanya motifnya saja yang berbeda. Sigh.
Plis banget, Come and Hug Me jangan berubah gak jelas di tengah-tengah cerita... jangan yaaaaa. Pokoknya jangan! *maksa*ㅜㅜ
Suits, KBS
Jang Dong Gun, Park Hyung Sik
Drama besutan sutradara Kim Jin Woo ini diangkat berdasarkan sebuah serial Amerika dengan nama yang sama. Based on ya, bukan remake. Saya nggak akan membahas serial Amerikanya, karena saya emang belum pernah nonton serialnya, mau ngomongin apanya coba? ㅋㅋㅋㅋ
Go Yeon Woo (Park Hyung Sik) memilih menjadi pengacara gadungan di Kang & Ham, sebuah firma hukum terkenal. Ia melakukannya karena terpaksa. Demi memenuhi biaya rumah sakit neneknya, ia bersedia menjadi kurir obat terlarang. Ia telah memasuki hotel yang dituju dan terlambat menyadari bahwa pada saat itu ia sedang dijebak oleh Park Joon Pyo (Lee Yi Kyung), yang menyimpan dendam setelah dipermalukan Yeon Woo di sebuah bar. Di saat bersamaan, pengacara Choi Kang Seok (Jang Dong Gun) yang dipromosikan sebagai Senior Partner di Kang & Ham sedang melakukan interview untuk menjaring pengacara baru di hotel yang sama. Singkat cerita, dalam keadaan terdesak dikejar dua orang polisi, Yeon Woo berpura-pura menjadi salah satu pelamar. Dan kebetulan sekali ada satu orang pelamar yang tidak datang. Kebetulan. Meski Kang Seok tahu Yeon Woo tidak memiliki pendidikan hukum dan lisensi sebagai pengacara, ia tetap meloloskannya. Sepertinya, Kang Seok melihat ada sesuatu yang spesial pada anak muda tersebut.
Well, Yeon Woo memang memiliki kemampuan spesial. Ia bisa mengingat apa yang ia dengar, baca, dan lihat walau hanya sekali saja mendengar, membaca, atau melihat—apa pun itu. Meski cerdas, Yeon Woo miskin. Ia tidak punya biaya melanjutkan sekolah. Sebab itulah ia tidak pernah memiliki kesempatan menunjukkan kemampuan dan bakatnya. Tawaran Kang Seok dianggapnya sebagai jalan keluar dari kemelut yang menimpanya saat itu. Ia sadar resiko menjadi pengacara gadungan sangatlah besar. Ia bisa saja berakhir di penjara, tapi yaaaa namannya juga the power of  kepepet kan...
Yang menarik bagi saya di drama ini adalah chemistry Kang Seok dan Yeon Woo. Paling suka liat Kang Seok ngasih tatapan antara percaya ga percaya campur ngejek ke Yeon Woo, itu tuh.... ngegemesin HAHAHA. Hyungsik bisa mengimbangi Jang Dong Gun yang udah termasuk veteran di kancah per-dramaan koriya. Saya juga suka tuh sama Sekretaris Hong. Dia kayak yang udah tau banget Kang Seok, ya iyalah tau. Kan udah kerja jadi tangan kanannya Kang Seok sejak dia masih jadi jaksa. Chemistry mereka ciamik.
Saya nggak tau apakah Suits versi amrik punya love-line apa nggak, tapi di versi koriya kayaknya ada, diselipin dikit. Tapi, sayangnya aku syukaaaa hihihi. Nggak nyangka pairing Hyungsik-Go Sung Hee bisa klop gitu (Mbak Ji Na masih belom maksimal ngasih tatapan syayang lalala ke akang Hyungsik eh Yeon Woo, kalo si akang maaaah jangan ditanyaaaa. Udah pinteeer dari jaman Romantic & Idol HAHAHAHA). Bagus sih liatnya. Nggak papa ya ada love line nyaaaaa. Asal tidak merusak jalan cerita. Kalau ada yang bilang versi US nya nggak ada, yaaaa namanya juga based on, bukan remake. Beda dikit nggak papalah... *biarkan Azz ngeles yaaa* ㅋㅋㅋ
Saya udah nonton delapan episode. Dari yang saya amati, Yeon Woo dan Kang Seok masing-masing sedang menyimpan bom waktunya sendiri. Khususnya Kang Seok, saya rasa David Kim akan kembali lagi untuk menuntut balas. Ancamannya mengerikan.
Kang Seok dan Yeon Woo itu beda, mungkin ada beberapa sifat-sifat mereka yang beririsan. Tetap saja mereka itu dua orang dengan kepribadian berbeda. Atau begini saja; Yeon Woo adalah cerminan sifat dan sikap yang tidak ingin ditampakkan Kang Seok karena ia menganggapnya sebagai kelemahan, namun betapapun kuatnya Kang Seok menyangkal; ada seorang Yeon Woo di dalam dirinya. Kang Seok berusaha mencegah agar Yeon Woo tidak mengikuti jejaknya di masa lalu. Sayangnya, Yeon Woo yang pada dasarnya memang baik, gampang tersentuh sama orang lain. Udah bawaan lahir, makanya agak sulit ngelarangnya jangan baper jangan bawa emosi. Apalagi pengalamannya di lapangan masih miniiim. Tapi, Yeon Woo itu pembelajar yang baik kok. Dia cepat belajar dari kesalahan. Makin ke sini, Kang Seok-Yeon Woo itu sudah seperti satu paket. Mereka bisa jalan sendiri-sendiri, tapi power nya makin mantep kalau kerja sama. Yeon Woo bisa mengoreksi kekeliruan atau hal hal kecil yang luput dan seringkali dianggap sepele oleh Kang Seok.
Walaupun saya merasa seperti ada yang kurang nendang dari Suits, saya masih betah kok ngikutin. Ngemeng-ngemeng ada yang bisa ngasih tau Chae Geun Sik kalau dia itu super duper lebay dengan segala kelakuannya? HAHAHAHA.
Lawless Lawyer
Lee Jun Ki, Seo Ye Ji
Belom bisa ngomong banyak tentang drama ini. Singkatnya, Lawless Lawyer nyeritain Lee Jun Ki yang udah jadi pengacara trus pengen balas dendam ke orang-orang yang sudah membunuh ibunya. Dari plot episode yang sudah saya tonton, saya nggak menemukan sesuatu yang spesial dari drama ini. Artinya, saya sudah pernah menonton drama yang setipe ini sebelumnya; penegak hukum yang menggunakan kekuasaannya untuk melenggangkan keinginannya. Di Two Weeks juga kurang lebih mirip tuh.
Kenapa saya menonton Lawless Lawyer? Yaaaaa, nyoba aja sih. Kalau nggak klop sama selera kan tinggal di-drop aja di tengah jalan *tega* ㅋㅋㅋㅋ
Miss Hammurabi, jTBC
L Infinite, Go Ara, Sung Dong Il, Ryu Duk Hwan
Surprise banget dengan Miss Hammurabi. Mulai dari divisi casting, akting, dan storyline—jempol!! Kudu musti wajib. Sependek ingatan saya, baru kali ini saya nonton drama berlatar hukum perdata, biasanya kan yang pidana ya... Yang paling bikin saya jatuh cinta pada Miss Hammurabi selain chemistry nya Myungsoo dan Ryu (yang koplak bin receh) adalah sudut pandang yang coba dibangun dan ditawarkan  oleh penulis skenario (yang ternyata juga seorang jaksa di kehidupan nyata). Ia tidak hanya fokus pada satu sudut pandang; salah atau benar. Nonton drama ini bikin hati kayak ditusuk duri berkali-kali. Sakitnya bikin nyesek karena isu-isu yang diangkat sangat realistis, kena banget. Setara pula dengan bagaimana drama ini bertutur, dari satu sudut pandang tokoh ke sudut pandang tokoh lain. Setiap karakter berdiri di atas cara berpikir dan standar nilai yang berbeda terhadap sesuatu. Dan di dunia ini, tidak selamanya kita bisa memilih benar atau salah. Wilayah abau-abu itu ada. Meski terasa sulit dan menyakitkan, adakalanya yang kita anggap kebenaran, belum tentu bernilai sama bagi orang lain. Apa yang kita anggap baik, kebaikan—ternyata tidak sama dengan orang lain. Bermula dari prasangka. Tergantung dilihat dari perspektif siapa.
Ini bukan drama cengeng, tapi saya jamin kamu akan butuh banyak tisu ketika menonton. Hehe.
Yang belum nonton, HARUS COBA NONTON! Give it try, you won’t regret!
Are You Human, Too?, KBS
Seo Kang Jun, Gong Seung Yeon
Yesseu! I’m human too. ㅋㅋㅋ
Are You Human Too merupakan drama yang memasangkan Seo Kang Jun dan Gong Seung Yeon sebagai lead—dua orang yang sama-sama punya sepasang mata yang biutipul pisan. Saya nggak ada rencana nonton, tapi gara-gara liat tweet-nya Mell, saya tertarik nonton. Dua episode plot-nya bolehlah... no prob dengan akting, storyline-nya juga asik sih. Menghibur. Menarik. Saya ingin melihat sepak terjang Nam Shin (Seo Kang Jun) sebagai robot.
Singkatnya, Are You Human, Too mengisahkan Nam Shin (robot) yang harus menggantikan posisi Nam Shin (manusia) yang merupakan chaebol generasi ketiga (apa kedua ya? Hihi). Ia mengalami kecelakaan dan jatuh koma.
Masih dua episode, saya belum berani ngomong banyak mengenai dramanya. Masih saya liatin, as always... ㅋㅋㅋㅋ
Nah, yang ditulis tiga drama dulu yah. Bakal di-apdet setelah saya nyoba drama-drama baru yang tayang belakangan. Oya, kalau kamu nontonnya drama apa aja nih? Boleh nih saya dikasih rekomendasi drama yang patut saya coba. Abisnya saya ketinggalan banyak. Di twitter juga, beberapa bulan belakangan saya kurang aktif. Jadilah saya kudet.
Daaaaan, sudah di-apdet. Saya juga nonton About Time (tvN), trus berencana nonton Why Secretary Kim (tvN), Life on Mars, sama satu lagi... itu tuh drama penulisnya Secret Forest, kali ini dramanya tayang di jTBC. WAAAAAAAH, si mbak-nya mentang-mentang lagi liburan dibabat habis semua drama yang lagi tayang HAHAHAHAHA.
Selain itu, saya udah mulai nonton Busted, variety show yang tayang di Netflix. Ditambah Law of The Jungle in Mexico, makin sibuklah hari-hari libur saya. Belum lagi BTOB mau kambek 18 Juni. Sungguh libur panjang yang berfaedah.
Eniweiiiii, selamat menjalankan ibadah puasa yaaa. Semoga keberkahan selalu menyertai hari-hari dan seluruh rangkaian ibadah yang kita lakukan di bulan Ramadan ini. Dan semoga totalitas ibadahnya tidak berhenti setelah Ramadan berlalu. Allahumma Aamiin ^^
Tabik,
Yang kangen,

Azz
Yang kangen,
Azz

[Trivia] Currently Watching

by on 5/23/2018 03:23:00 AM
Yuhuuuu! Apa kabar? Azz is back! Ada yang kangen nggak? *dijitak*, kepedean ㅋㅋㅋㅋ Akhirnyaaa, setelah sekian purnama saya bikin po...